Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Jakarta (beritajatim. com) – Keputusan Partai Golkar mengusung Airlangga Hartarto sebagai bahan presiden (Capres) sudah lengkap. Sehingga, Partai Golkar membenarkan tidak akan menggelar rasam untuk menentukan kandidat Pilpres 2024.

“Tidak ada konvensi. Desakan kandidat diseluruh Indonesia meminta Pak Airlangga Hartarto untuk menjadi capres sudah sangat kuat, ” ujar Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily saat menghadiri terbit survei nasional Indikator Kebijakan Indonesia bertajuk Persepsi Ekonomi dan Politik Jelang Lebaran, Selasa (4/5/2021).

Pernyataannya itu sekaligus menegaskan jika Golongan Golkar satu suara memboyong Airlangga Hartarto sebagai Capres. Kata Ace, sosialisasi Airlangga yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian & Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) didorong sebagai Capres telah dilaksanakan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini memastikan perkembangan penanganan pandemi Covid-19 yang semakin hari terus positif tidak dimanfaatkan oleh Airlangga Hartarto untuk meningkatkan citra positifnya sebagai Capres.

“Beliau itu (Airlangga) sangat ahli. Beliau pernah menyatakan, ‘saya akan lebih konsentrasi menjelma ketua penanganan Covid-19, tersebut lebih penting’, ” jelasnya.

Sementara tersebut, Direktur Eksekutif Indikator Kebijakan Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan dalam temuan survei Indikator, sebanyak 65, 7% umum menyatakan sangat puas dengan penanganan pandemi Covid-19 dengan ditangani pemerintah.

Burhan menjelaskan prestasi tersebut seharusnya menjadi insentif elektoral untuk pak Airlangga dengan bertindak sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

“Airlangga sebagai ketua komite penanganan Covid-19 plus Gajah Koordinator seharusnya yang memutar berhak mendapatkan insentif elektoral, ” papar Burhan.

Di sisi lain, Burhan mengingatkan sosialisasi menimpa profil Airlangga sebagai Capres dan keterkaitannya dengan keberhasilan penanganan Covid-19 harus semakin ditingkatkan. Ini demi memaksimalkan insentif elektoral tersebut.

Selanjutnya, Burhan mengutarakan dalam hasil rilisnya, Airlangga sudah masuk dalam radar elektabilitas sebagai capres 2024, kendati masih kurang naik daun namun kesempatan Airlangga masih dinilai sama dengan pengikut lain.

“Jika dilihat lima besarnya, semacam Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, juga Prabowo, trennya tak bergerak. Stagnan. Ini peluang untuk nama lain. Seluruh masih punya kesempatan, ” tutup Burhanuddin.[ rea ]