Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah masjid di Kabupaten Bojonegoro ditutup. Penutupan tempat ibadah bagi umat Islam itu untuk menghindari kerumunan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditetapkan sejak 3 – 20 Juli 2021.

Beberapa masjid yang ditutup sementara di antaranya Masjid Agung Darussalam yang berada di sebelah barat Alun-alun Bojonegoro, Masjid di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, yang terletak di jalur utama Bojonegoro – Surabaya.

Sedangkan hari ini, penutupan sementara untuk sterilisasi dan penyemprotan disinfektan dilakukan di Masjid As Salam Desa Sukorejo. Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh takmir, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan di kawal oleh jajaran kepolisian setempat.

“Penyemprotan disinfektan di masjid As Salam dilakukan untuk sterilisasi virus Covid-19,” ujar Kapolsek Kota Bojonegoro Kompol Agus Wahono, Minggu (11/7/2021.

Sementara, Kepala Desa Plesungan Kecamatan Kapas Choiri mengatakan, penutupan masjid Jami Nurus Sholihin di Desa Plesungan dilakukan sesuai dengan surat edaran Bupati Bojonegoro tentang PPKM Darurat. Selama PPKM Darurat masjid yang terletak di jalur utama Bojonegoro – Surabaya tidak digunakan beribadah.

“Dan kita sudah melakukan imbauan kepada jamaah sesuai surat edaran bupati dan agar melakukan ibadah di rumah saja,” ujarnya,

Sementara diketahui, dalam Surat Edaran Bupati Bojonegoro tentang PPKM Darurat disampaikan dalam poin 6 yang berbunyi, tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, dan Klenteng, serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) ditutup sementara. [lus/but]