Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Malang (beritajatim. com) – Pranata Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang balik mencatat adanya 28 kala kejadian gempa bumi dalam Jawa Timur dalam pekan ini, periode 12-18 Maret 2021.

“Namun tidak tercatat adanya gempa bumi dirasakan dari total 28 kali gempa tersebut, ” ungkap Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma’muri, Jumat (19/3/2021).

Ma’muri menjelaskan, dari 28 kejadian tersebut, tercatat ada 18 gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 10 Km. Serta ada 10 kala gempa bumi menengah secara kedalaman antara 60-300 Km. Kekuatan gempa sendiri bervariasi. “Magnitudo terbesar adalah 3, 8 SR dan magnitudo terkecil yaitu 2, 0 SR, ” urainya.

Ma’muri melanjutkan, gempa bumi tersebut disebabkan adanya aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia, juga adanya aktifitas patahan lokal. “Sebagian besar kejadian gempa dunia ini tersebar di Daksina Pulau Jawa sebagai akibat dari subduksi pertemuan lurus itu, ” paparnya.

Ma’muri mengimbau pada masyarakat untuk selalu perdata dan memperhatikan benda substansi yang ada di kira-kira. “Sebab itu mitigasi kesengsaraan penting harus kita kerjakan bersama, ” pungkas Ma’muri. (yog/kun)