Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Kediri (beritajatim. com) – Memasuki hari ke empat masa latihan pascalibur Lebaran, jajaran staf kepelatihan Persik Kediri langsung menyelenggarakan tes fisik (VO2Max) kepada pemainnya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik pemain usai aktivitas latihan diliburkan pada 3 Mei 2021 menjelang lebaran.

Metode Multistage Fitness Test atau Bleep Test digunakan sebagai alat ukur kondisi fisik para penasihat skuat berjuluk Macan Suci. Hasilnya, dari 23 pemeran yang mengikuti tes, tidak ada satupun pemainyang mencapai standarisasi fisik.

Dari hasil tes yang didapat rata-rata nilai VO2Max pemain berharta di digit lima. Padahal standarisasi fisik bagi pemeran Asia minimal berada dalam digit enam.

Contohnya, Bayu Otto Bintang, sebagai pemain yang menyentuh VO2Max tertinggi dalam tes ini. Dirinya hanya bisa mencapai VO2Max di nilai 58. 20. Sedangkan buat hasil terendah dalam ulangan ini ialah OK John dengan nilai VO2Max pada angka 43. 70.

Sementara itu, terpaut hasil kondisi fisik pemeran Persik Kediri yang dinilai masih di bawah sama, Pelatih Fisik Persik Dimas Agung mengaku masih mengerti, mengingat aktivitas latihan pemain sempat terhenti menjelang lebaran.

Dengan buatan fisik yang diperoleh, dirinya telah menyiapkan sejumlah jalan latihan untuk meningkatkan & menstabilkan kondisi fisik pemain.

“Saya kira waktu satu bulan itu cukup untuk meningkatkan situasi fisik tersebut. Saya hendak berkoordinasi dengan jajaran staff kepelatihan untuk mengkoordinasikan porsi latihan antara fisik maupun taktik agar selaras dan efesien, ” ungkapnya.

Diketahui, VO2Max ialah kemampuan maksimal paru-paru menghirup oksigen di dalam awak saat beraktivitas. Semakin tumbuh nilai VO2Max, maka semakin kuat stamina seseorang buat melakukan aktivitas fisik.

Sementara itu, sebab total 24 penggawa pemeran yang dimiliki Persik, pada gelaran tes ini hanya diikuti 23 pemain. Hanya menyisakan satu pemain yang masih belum dapat mendaftarkan tes ini, yakni Andri Ibo. Dia yang sedang terkendala transportasi untuk muncul ke Kediri. [nm/suf]