Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Pengamat Komunikasi dan Politik Universitas Airlangga Surabaya Dr Suko Widodo mengatakan menteri baru yang diangkat Presiden Joko Widodo harus lebih banyak mendengar keinginan rakyat.

“Menteri baru harus bertambah mendengar keinginan rakyat dengan bertambah sering turun ke lapangan. Laksana Susi Pudjiastuti dan Ignasius Jonan, ” kata Suko, Rabu (23/12/2020).

Suko mengingatkan kepada menteri baru di Kabinet Indonesia Maju agar fokus bekerja dan tidak membuat gaduh. “Menteri baru jangan bikin memusingkan, dengan terlampau banyak berselebritis pada media. Jangan berpolitik juga, ” katanya.

Penunjukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi Menteri Sosial untuk menggantikan Juliari P. Batubara yang ditangkap KPK dan Sandiaga Salahudin Uno menjelma Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kaya (Menparekraf) menggantikan Wishnutama menarik untuk dicermati.

“Tokoh yang dipilih juga menarik. Sandiaga Uno, yang dulu rival dalam Penetapan Presiden (Pilpres) justru menjadi bagian dari kubu. Sementara pemilihan Bu Risma juga tidak kalah menariknya, ” katanya.

Penunjukan Risma sebagai Mensos, kata Suko, sangat tepat sebab Wali Kota Surabaya dua era itu memperoleh kepercayaan tinggi daripada masyarakat.

“Karena dasar Bu Risma juga sosok dengan memperoleh dukungan kepercayaan tinggi lantaran publik. Kinerjanya tangkas. Ini makin menambah modal sosial politik Pak Jokowi mendapatkan dukungan publik, ” ujarnya.

Suko meminta enam menteri baru dapat menyala dengan baik membantu presiden mewujudkan visi misinya menjadikan Indonesia Maju.

Enam menteri pertama yang dilantik Presiden Joko Widodo yakni Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Budi Gunadi Sadikin sebagai Gajah Kesehatan, Yaqut Cholil Qoumas jadi Menteri Agama, Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, serta M Luthfi sebagai Gajah Perdagangan. [adg/suf]