Sidoarjo (beritajatim. com) – Konsolidasi dan kordinasi Pilkada Sidoarjo 2020 terus dilakukan oleh Cawabup yang diusung PKB, H. Subandi. Terutama kordinasi pada tingkat desa RT dan RW.

Kordinasi tingkat RT dan RW sangat penting dikerjakan, mengingat orang kepercayaan yang direkrut di tingkat desa, RT dan RW, sebagai penyambung lidah di dalam sosialisasi 17 program unggulan paslon nomor 2 itu dalam meraih suara.

H. Subandi mengakui kordinasi dan konsolidasi pada tingkat desa, tingkat RT & RW dalam setiap harinya sampai lebih dari 5 desa agenda tempat yang dikunjunginya. “Ini sekadar agar tali silaturrahmi dan pertolongan tetap melekat untuk pasangan Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi) dengan masyarakat, ” katanya usai menyelenggarakan kordinasi dengan tim pemenangan level desa di Desa Wadungasri Kecamatan Waru, Rabu (14/10/2020).

Lanjut Subandi, agenda tatap muka dengan tim pemenangan tingkat bawah serta mengutamakan adat kesehatan, terus dilakukan dari daerah ke desa. Mereka penyambung bertopang untuk sosialisasi 17 program unggulan Cabup Gus Muhdlor dan ia sebagai wakilnya.

Dengan kordinasi itu, basis massa hijau nahdliyyin yang berideologi sama secara partainya, serta masyarakat lain dengan satu visi dan misi langsung solid hingga tingkat bawah tentu mendukung Cabup Gus Muhdlor & dirinya sebagai wakil.

“Gus Muhdlor dan saya tak akan menjaga jarak. Silaturrahmi, kordinasi dan konsolidasi terus kami wujud, ” tandasnya.

Abdul Rohim satu diantara tim pemenangan asal Desa Wadungasri mengatakan, dirinya bersama tim pemenangan lain, terus fokus bersosialisasi buat menggaet suara Paslon 2 yang sama-sama asli kelahiran Sidoarjo tersebut.

Selain bersosialisasi dengan formal (agenda pertemuan), acara non formal cangkrukan maupun ngobrol tenang, sela-sela berbincangan diselipi 17 rencana Gus Muhdlor – Subandi.

“Selain bersosialisasi, masyarakat juga kami beri lembaran kertas menyimpan penjabaran program-program beserta aksinya, jika nanti Gus Muhdlor – Subandi terpilih. Biar masyarakat semakin berserang yakin tidak salah pilih di dalam Pilkada 9 Desember mendatang, ” tandasnya. [isa/suf]