Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Pasca blokade kendaraan roda dua dan empat dengan masuk dari Madura ke Surabaya, hingga pukul 20. 45, swab antigen tetap dilakukan oleh petugas kesehatan tubuh. Yang menarik, para petugas kesehatan ini melakukan jemput bola kepada para instrumen berplat luar Surabaya yang melintasi kawasan Suramadu.

Meski kondisi mengular dari pintu keluar, petugas kesehatan ini terus melaksanakan swab dari mobil satu ke mobil lainnya secara random dan bergantian. Sejenis pula untuk kendaraan roda dua mereka terpaksa kudu berhenti untuk dilalukan swab di beberapa meja yang telah disediakan.

Secara bersamaan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak yang tengah memantau kondisi para pengendara yang melakukan swab mengatakan jika pemerintah tak mau penyebaran semakin meluas secara kondisi seperti ini, jadi harus ada penyekatan efektif di kaki Bangkalan.

Tentu hal tersebut akan ditinjau oleh negeri apakah dari sisi Bangkalan siap untuk melakukan peristiwa yang sama atau tak. Harusnya dari sisi Bangkalan bisa mengatur kendaraan yang boleh lewat supaya tidak menumpuk, tapi juga dilakukan screening.

“Kita juga mau menjaga penyebrangan di Suramadu ini jangan sampai tersedia penyebaran covid. Itulah sebabnya dari tadi pak pemangku sejak kemarin malam dengan bu kapolres, danrem, wakapolda sudah melakukan upaya maksimal. Kami akan tinjau oleh kami semua dan buat mempersiapkan bu gubermur nanti akan memastikan kesiapan finalnya dengan pangdam dan kapolda. Supaya di sisi bangkalan siap, bukan hanya menyusun berapa mobil yang boleh lewat supaya tidak numpuk, tapi juga dilakukan screening disisi bangkalan, ” ungkap Emil, Minggu (6/6/2021).

Sementara disinggung terkait buatan swab para pengendara sebesar 17 positif dan 70 reaktif, Emil memastikan tak ada penyebaran Covid 19. “Tentu masih ada urgency. Tapi tantangan saat ini adalah kalau semua dengan dites disini, berat. Makanya kita atur, apakah piringan Madura semua dites. Kalau berbasis KTP juga kira sulit. Maka, mungkin berbasis plat nomer ditahan di sana (Bangkalan) dan beberapa disini, ” tutup Emil.

Rencananya dari hasil koordinasi Pemerintah Tanah air Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan membuat Rumah Sakit Lapangan pada dekat Suramadu sisi Madura yang ditujukan bagi pengendara yang hasilnya Positive Covid 19 dari hasil swab antigen on the spot. Rencananya selana kasus Covid 19 di Kabupateb Bangkalan masih tinggi penyekatan serta wajib swab ini tentu akan dilakukan. [way/kun]