Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mendorong lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa mendesain dan mengkonstruksi rumah tahan gempa, sebagai peningkatan dari pendidikan vokasi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, sudah terkonfirmasi seluruh wilayah Selatan Jawa potensial kemungkinan terjadinya gempa, maupun Tsunami. Karena berada di wilayah Gelang-gelang of Fire .

“Nah bangunan-bangunan tahan gempa tersebut kan harus tersosialisasikan, harus terkomunikasikan, dan harus tersupport oleh SDM yang lulus, ” tegasnya.

Khofifah mendorong bagaimana kemudian menyiapkan para lulusan SMK, yang sudah siap buat membantu menyiapkan konstruksi panti sederhana tahan gempa. “Kalau SMK ini masih kudu ditingkatkan, komunikasi saya secara Tim ITS, paling tak dua tahun, kalau setahuku nggak cukup, berarti setara D2, ” tuturnya.

Jadi, lanjut Khofifah, lulusan SMK nanti akan punya dua ijazah, yakni ijazah SMK dan tanda D2. Dengan begitu, keluaran SMK sudah memiliki surat dari dimana siswa tersebut melakukan pendalaman skill yang dibutuhkan untuk penyiapan vila rumah tahan gempa.

“Di dalamnya tercatat adalah rumah sederhana yang tahan gempa. Kita kudu punya tenaga yang pas banyak, mereka expert, tapi yang sesuai dengan keterampilan masyarakat, ” pungkasnya. [tok/suf*]