Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Madiun (beritajatim. com) – PT KAI (Persero) Daop tujuh Madiun terus mengintensifkan pengawasan dan perawatan jalan buat meningkatkan keselamatan perjalanan SOPAN SANTUN. Khususnya di jalur jalan kereta api yang berpotongan dengan tiang raya.

“Dimana banyak dilalui kendaraan mau berdampak pada kontruksi jalan kereta api jadi bisa mengakibatkan pergeseran lebar jalur KA, maupun kondisi tubuh ban dengan menjadi tidak stabil. Jadi akan berpotensi membahayakan penjelajahan KA, ” kata Manager Humas KAI Daop tujuh Madiun, Ixfan Hendriwintoko pada beritajatim. com, Senin (28/6/2021).

Dia menambahkan, perbaikan dimulai Selasa (29/6) sampai Jumat (2/7). Pihaknya akan melangsungkan perawatan dan perbaikan geometri jalan rel yang beruang di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) nomor 111 dengan melintasi Jalan Raya Madiun – Surabaya, tepatnya dalam Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

“JPL merupakan salah utama titik rawan dalam kunjungan kereta api, karena suasana rel yang sering dilewati mobil-mobil besar dan berat berpengaruh pada tidak stabilnya kondisi geometri rel, dan tubu ban yang ada dibawanya, terlebih pada suasana penghujan, ” ucap tempat.

Menurutnya, order yang akan dilakukan besok di Saradan merupakan arah dari 51 titik perlintasan yang dijadwalkan untuk dikerjakan perawatan selama tahun 2021.

“Dari 51 lokasi tersebut, 43 bercak merupakan program dari KAI Daop 7 Madiun, namun 8 sisanya dikerjakan oleh satuan kerja dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) meniti program IMO (Infrastructure Maintenance and Operation), ” nyata Ixfan.

Ixfan meneruskan, untuk perbaikan geometri pada JPL 111 yang beruang di Desa Sugihwaras, tak akan dilakukan penutupan timah, melainkan hanya pengaturan cerai-berai lintas yang akan dibantu oleh jajaran kepolisian sejak Polsek Saradan. Pekerjaan dikerjakan dari pukul 07. 00 – 17. 00 pada setiap harinya, mulai dari bongkar aspal, perbaikan geometri maka akhirnya nanti dilakukan pengaspalan kembali.

Memikirkan lokasi pekerjaan perawatan jalur ini berada pada ulama raya yang menghubungkan Madiun – Surabaya dan penuh dilalui kendaraan mulai lantaran mobil pribadi, bus maupun truk, mungkin akan terjadi sedikit kemacetan di lokasi.

“Kami imbau para pengguna jalan yang melintas di lokasi untuk lebih berhati-hati, selain ada tumpukan material, juga terdapat lalu lalang para pelaku. PT KAI (Persero) menodong maaf atas ketidaknyanan para-para pengguna jalan dikarenakan adanya pekerjaan tersebut, ” tutup Ixfan. [asg/suf]