Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Bojonegoro (beritajatim. com) – Pendirian jembatan penghubung antara Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Tuban sudah dimulai. Proyek pembangunan jembatan senilai Rp88 miliar itu ditandai dengan peletakan batu pertama di Tempat Semambung, Kecamatan Kanor.

Jembatan yang serabutan di atas Sungai Sungai Solo tepatnya di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dengan Kecepatan Rengel, Kabupaten Tuban (Jembatan Ka-Re) itu panjangnya mencapai 210 meter dengan lebar jalur kendaraan tujuh meter dan 2×1 meter untuk trotoar.

Kepala Dunia Tata Ruang dan Bantuan Kontruksi Dinas Pekerjaan Ijmal Bina Marga dan Pembentukan Ruang Kabupaten Bojonegoro Chusaifi Ivan mengatakan, setelah groundbreaking ini pihaknya akan lekas melakukan persiapan untuk wujud metting, mobilisasi alat, dan rapat persiapan.

“Targetnya rata-rata Desember 2021 sudah selesai, namun kami harap pra Desember sudah bisa sempurna, tetapi ya tergantung status alam atau ketinggian tirta sungai, karena saat banjir tentu pengerjaan akan terganggu, ” ujarnya, Jumat (9/4/2021).

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah sebelum melaksanakan peletakan batu pertama mengutarakan, risalah pembangunan jembatan Ka-Re ini sebetulnya sudah periode, hampir lima tahun lebih. Ada beberapa persoalan dengan membuat proses pembangunan tertunda, salah satunya komunikasi kurun wilayah yakni Pemerintah Tuban dan Provinsi.

“Tetapi Alhamdulillah pada 2020 kemarin kita sudah clear semuanya, dan kita lanjutkan pada hari ini peletakan batu pertama. Terimakasih kepada Pemkab Tuban yang sudah menghibahkan sebagian tanah di Bantaran Bengawan Solo tepatnya disisi barat untuk pranata jembatan, ” ujar Bupati.

Pembangunan Jembatan Ka-Re itu diharapkan mampu mempermudah pergerakan masyarakat & memberikan dampak positif, mengikuti meningkatkan taraf hidup asosiasi. Jembatan ini merupakan tunggal jembatan yang akan dibangun di wilayah Bojonegoro arah timur.

Hadir dalam Groundbreaking diantaranya Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, Besar Kodim 0813 Bojonegoro, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, & sejumlah Kepala Dinas mengikuti Kepala Desa di Kecamatan Kanor. [lus/kun]