Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Sumenep (beritajatim. com) – Bulan Ramadan biasanya selalu identik dengan naiknya makna sejumlah bahan kebutuhan isi di pasar tradisional. Sebab itu, guna memastikan kemantapan harga, Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah bersama barisan Forkopimda turun langsung ke pasar.

“Kami memantau dan mensurvei makna kebutuhan pokok di Pasar Anom Baru. Mulai padi, minyak goreng, telur, & daging, ” kata Wakil Bupati Sumenep, Dewi Kepemimpinan, Kamis (22/04/2021).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan dalam pasar, harga sejumlah komoditi tersebut relatif stabil. Kalaupun ada kenaikan harga, dinilai masih dalam batas wajar. “Memang ada yang terangkat Rp 1. 000 atau Rp 2. 000. Masih wajar lah. Sejauh itu kami pantau tidak tersedia pedagang yang menaikkan drastis harga kebutuhan pokok, ” ujarnya.

Ia berharap biar selama bulan Ramadan hingga lebaran nanti tidak ada lonjakan harga signifikan buat kebutuhan pokok masyarakat, pertama yang sering dikonsumsi semasa bulan Ramadan seperti produk daging dan telur. “Kami ingin memastikan agar gizi masyarakat pun tercukupi. Apalagi di bulan Ramadan serupa ini. Imun harus tetap terjaga, ” ucapnya.

Ia juga tahu masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, baik penyalur maupun pembeli di pasar, agar jangan sampai menyembul kembali penyebaran Covid-19.

“Kalau di Rekan Anom ini sudah terpisah-pisah antara pedagang daging, penyalur sayuran, pedagang ikan. Tujuannya supaya memecah kerumunan. Kita semua harus sama-sama mencari jalan menghindari penyebaran Covid-19, ” tandasnya. (tem/kun)