Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Malang(beritajatim. com) – Jelang lebaran sebanyak titik mulai terpantau menikmati kepadatan arus lalu lintas. Di kawasan Alun-alun Merdeka, Kota Malang selalu menjelma salah satu kawasan dengan selalu ramai warga.

Ironisnya manajemen penataan parkir yang buruk di tambah kehadiran pedagang lengah lima (PKL) dikawasan itu membuat arus lalu lintas padat merayap. Seperti di depan Mall Ramayana, parkir kendaraan dilakukan dua sisi dan memakan badan berkepanjangan. Warga yang melintas biar harus bersabar karena padatnya arus lalu lintas.

Sebesar parkiran liar juga bermunculan. Seperti di depan Kantor Bank Indonesia, hingga pendahuluan Kantor Pendopo Kabupaten Rengsa di jalan Merdeka Timur. Kemudian, PKL. Pedagang bakso, es degan, mie, soto dan makanan lainnya bermunculan. Mereka menjajakan dagangnya pada trotoar jalan, dimana seharusnya tempat itu menjadi hak bagi pejalan kaki.

“Kalau yang di Ramayana itu terakhir. Kami beri keterangan. Dan besok kalau tentu akan kami angkut gerobaknya. Karena sudah menghalangi pekerjaan kan sudah jelas ada peringatan di sana dilarang PKL berjualan, ” prawacana Kasi Operasi Satpol PP Kota Malang, Anton Viera, Minggu, (2/5/2021).

“Untuk di Jalan Kiai Agus Salim depan Pendopo Kabupaten Malang (sisi selatan) kami koordinasi dulu dengan koordinatornya. Untuk tindakan humanisme. Dan untuk di sini juga tidak terlalu menghalangi jalan. Jadi kami sosialisasi dulu, ” imbuh Anton.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono mengatakan, selama ini Dishub Pemkot Malang telah melakukan berbagai langkah untuk mengurai kemacetan. Utamanya pada beberapa titik yang berpotensi terjadi penumpukan kendaraan.

“Dishub setiap hari Sabtu dan Minggu melangsungkan upaya mengurai kemacetan pada sekitar Alun-alun. Bahkan, di beberapa ruas jalan yang kerapkali terjadi kamacetan yang diduga akibat adanya titik parkir, hanya waktunya berbeda, ” ujar Heru.

Saat ini Dishub Kota Malang, terus melakukan penataan di beberapa kedudukan parkir umum yang berkecukupan di tepi jalan. Makin titik-titik parkir yang menerbitkan kemacetan lalu lintas seolah-olah di depan Ramayana, Tanah air Malang.

“Petugas di lapangan sudah ana minta menertibkan. Fokus ana menertibkan parkir, sedangkan terpaut PKL bukan kewenangan Dishub, ” tandasnya. (luc/kun)