Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Menawan hakim yang diketui Patas menjatuhkan hukuman selama perut tahun pada Abdussamad Bin Ratino. Pria yang menyaru sebagai Kepala Kejaksaan Daerah (Kajari) Surabaya ini dinilai terbukti melakukan penipuan sama dengan tertuang dalam pasal 378 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman pidana terhadap Abdussamad selama 2 tahun penjara, ” kata hakim Patas saat membacakan amar putusan di ruang sidang Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (14/6/2021).

Adapun dalam pertimbangan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Hal dengan meringankan terdakwa belum pernah dihukum. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Furkon Unggul Hermawan menuntut terdakwa Abdussamad selama 3 tahun penjara.

Atas putusan tersebut terdakwa Abdussamad menerima. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Furkon Adi Hermawan dari Kejaksaan Negeri Surabaya belum menyatakan sikap alias pikir-pikir. “Pikir-pikir yang agung, ” ucap Fukron.

Untuk ketahui berdasarkan surat dakwaan, sekitar September 2019 terdakwa berkenalan dengan Joyo Santoso (alm), orangtua Deni Alam Kusuma yang mengaku sebagai Jaksa & bertugas di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Dia berjanji sanggup memurukkan Deni sebagai PNS dalam Kejaksaan dengan syarat kudu melakukan pendaftaran, mengikuti ujian/test dan harus menyerahkan uang Rp 270. 500. 000 untuk memperlancar proses.

Terdakwa juga menjanjian korban lain Muhammad Dandi Prasetiyo dengan membayar Rp 500 juta, agar target bisa diterima sebagai PNS di Kemenkumham untuk cara Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) pada penerimaan CPNS tarikh 2019. [uci/suf]