Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Pemerintah Kota Surabaya saat ini pantas menyiapkan beberapa SOP (standar operasional prosedur) protokol kesehatan tubuh, untuk beberapa sektor usaha dan usaha di Kota Pahlawan. SOP ini disiapkan sebagai bentuk relaksasi biar kegiatan bisnis dan jentera perekonomian dapat berjalan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Hendro Gunawan menyatakan, pihaknya sedang melangsungkan pembahasan baik itu bergabung instansi terkait maupun rentetan samping untuk relaksasi kesibukan. Terutama kegiatan-kegiatan yang melekat sektor bisnis dan ekonomi di Kota Pahlawan.

“Tidak hanya (SOP) terkait RHU (Rekreasi Hiburan Umum) akan tetapi juga ada mal. Semua sedang kita matangkan, lalu prosesnya kita sekarang sedangkan diskusi dengan jajaran samping, ” ungkap Hendro.

Hendro mengungkapkan, apabila SOP dengan disiapkan itu sudah disepakati dengan persepsi yang sebanding, selanjutnya bakal segera melayani sosialisasi dengan semua stakeholder terkait. Tujuannya agar relaksasi bisnis dan usaha pada Surabaya bisa berjalan. “Khususnya terkait dengan peningkatan kegiatan-kegiatan ekonomi, ” ujarnya.

Rencananya dalam SOP tersebut, juga diatur terkait deposit bagi pengelola RHU di Surabaya yang ingin beroperasi. Namun demikian, Hendro menekankan bahwa yang sempurna adalah bukan terkait deposit. Tapi bagaimana pengelola cara dan pengunjung yang pegari itu sadar dan peraturan menjalankan SOP tersebut.

“Itu wacana (deposit) kita finalkan dulu. Dengan penting bukan itu. Yang penting bagaimana SOP tersebut bisa jalan dan tersebut bisa dipahami dan tersebut dianggap sebagai kebutuhan untuk semua warga masyarakat, ” kata Hendro.

Bagi dia, tak cuma pengelola usaha yang kudu sadar dan disiplin menyelenggarakan SOP protokol kesehatan. Tapi, bagaimana pengunjung atau klub yang datang juga ingat terhadap SOP tersebut. Harapannya, sanksi terhadap pelanggar aturan kesehatan bisa diminimalkan.

“Kalau misal (pengunjung) datang berarti harus simpulan prokes itu, tahapannya sesuai itu. Kalau itu mampu sama, maka sanksi tersebut bisa diminimalkan. Sanksi tersebut hanya salah satu alat final. Tapi kalau semua mampu memahami, Insya Allah tak ada masalah, ” ujar Hendro.

Pihaknya menargetkan SOP protokol kesehatan ini bisa segera selesai dalam minggu depan. Kemudian, pihaknya bakal segera menyelenggarakan sosialisasi dengan seluruh stakeholder terkait. Setidaknya ada kurang SOP yang tengah disiapkan untuk mengatur operasional bisnis di Surabaya. “Insya Allah (minggu depan). Tidak penuh, hanya sekitar 4-5 (SOP). Tapi sudah mencakup segenap, ” pungkas Hendro. [ifw/kun]