Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Gresik (beritajatim. com)- Meneg BUMN Erik Thohir mengapresiasi transformasi yang dilakukan PT Semen Indonesia Tbk, atau SIG pasca memperluas penetrasi pasar dengan meluncurkan varian produk barunya.

Melalui anak usaha, PT Mitra Kiara Indonesia (MKI), SIG secara resmi memperkenalkan produk ‘Mortar Indonesia’ khusus membidik segmen premium pasar building material di tanah air. Saat ini, produk tersebut sudah tersedia di beberapa daerah, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah serta DI Yogyakarta.

Meneg BUMN Erick Thohir mengapresiasi bermacam-macam langkah transformasi di SIG yang kini lebih sejak sekedar produsen semen. “Buat saya ini bukan dibanding sekedar peluncuran produk, itu satu diantara wujud inovasi serta transformasi SIG menjadi BUMN berkelas dunia dan berwawasan masa depan, ” ujarnya, Selasa (8/6/2021).

Ia menambahkan, dengan adanya platform digital sobat wujud dan akses toko merupakan contoh baik bentuk transformasi digital SIG, tidak hanya untuk menangkap peluang di masa dan paska pandemi Covid-19. Namun, merupakan alterasi di era teknologi. “Selamat buat SIG atas pencapaian ini untuk menjadi penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional, ” imbuhnya.

Direktur Istimewa SIG, Hendi Prio Santoso menyatakan produk Mortar Indonesia saat ini tak terlepas dari visi perusahaan dengan bertekad untuk menjadi penyedia solusi bahan bangunan terbesar di kawasan regional.

“Ada sejumlah strategi yang telah SIG ganti. Salah satunya dengan memerosokkan inovasi produk, termasuk dalam dalamnya adalah launching buatan mortar. Ini semakin menutup portofolio produk yang sudah existing, seperti produk ThruCrete, DekoCrete, SpeedCrete, Masonry Cement serta produk semen hidraulis PwrPro yang telah memperoleh sertifikasi, ” ungkapnya.

“Dalam setiap operasionalnya, SIG juga concern terhadap isu perbaikan lingkungan. Selain memastikan agar proses buatan sesuai kaidah green. SIG juga mengembangkan digitalisasi keluaran. Bagaimanapun tuntutan untuk menjalan industri 4. 0 tidak bisa dielakkan lagi. Masa ini SIG telah melaksanakan itu dan bakal mengembangkannya lebih lanjut, ” pungkasnya. [dny/suf]