Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) menggelar kegiatan seminar Refreshment Perbankan dengan tema “Visions Towards Sustainability Banking in 2021” di Ruang Bromo, Kantor Was-was Bank Jatim.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dewan Regional OJK IV Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi, Perwakilan Bank Indonesia Daerah Jawa Timur Harmanta, serta Dewan Komisaris dan Rentetan Direksi bankjatim. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh Pemimpin Cabang bankjatim secara virtual di masing – masing kantor Cabang.

Di kesempatan tersebut, bankjatim selalu mengundang beberapa narasumber yakni Prof. Dr. Ir. KH. Muhammad Nuh serta Dr. Drs. Suprajarto, MM dengan dimoderatori oleh Prof M. Mas’ud Said, PhD.

Mengawali sambutannya, Penasihat Utama bankjatim, Busrul Keyakinan bersyukur kinerja bankjatim di tahun 2020 memperoleh buatan yang optimal. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan stakeholder dan shareholder beserta kerja keras seluruh Pegawai bankjatim.

Busrul juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat kepada perekonomian Jawa Timur, khususnya bagi bankjatim.

“Semoga di tahun 2021 bankjatim bisa tumbuh & mencapai target sesuai yang kita harapkan, ” imbuh Busrul.

Dalam kesempatan itu, Busrul juga memaparkan kejayaan bankjatim perihal penyaluran Pemberian PEN dalam rangka pemulihan Ekonomi Nasional khususnya perekonomian daerah Jawa Timur. Semasa tahun 2020 bankjatim lulus menyalurkan dana PEN kepada 72. 499 Debitur dengan nominal sebesar Rp. 6, 86 Triliun atau sebesar 171, 58 % daripada plafon awal yang ditargetkan, terang Busrul.

Selain Bisnis, bankjatim serupa memberikan Value kepada Asosiasi yang ada di dunia sekitarnya. Hal itu diwujudkan dalam program CSR (Corporate Social Responsbility) atau bankjatim peduli. Selain itu CSR tersebut juga merupakan wujud sinergi bankjatim dalam mewujudkan program – program baik demi terciptanya ekonomi yang lebih ramah lingkungan dengan melibatkan Stakeholder dan Shareholder dalam pembangunan di daerahnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah dalam sambutannya menjelaskan pentingnya sinergitas jarang pemerintah daerah dan bankjatim.

“Sehingga harapannya bankjatim dapat menjadi Bank Pembangunan Daerah paling penting di Indonesia. Saya menemui, refreshment seperti ini penting untuk diadakan tiga ataupun empat bulan sekali, kejadian ini dapat membangun watak, komitmen, dan loyalitas pegawai kepada perusahaan, ” menutup Khofifah .[rea/ted]