Malang (beritajatim. com) – Guna mendukung kemenangan wisata Pantai Air Terjun Banyu Anjlok di ajang API (Anugerah Daya pikat Indonesia) Award 2020, Pemkab Malang mengeluarkan surat edaran resmi perihal dukungan (vote) kepada seluruh camat untuk memberikan sokongan lewat vote baik via SMS dan medsos.

Terkait hal itu, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Rengsa selaku pengelola Air Terjun Banyu Anjlok, memberikan apresiasi.

“Kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi pemerintah Kabupaten Malang yang sudah memerintahkan semua camat mendukung Banyu Anjlok dan Boon Pring. Ini wujud guyub rukun kompak. Kita yakin bisa bersaing, ” membuka Ketua Pokdarwis Desa Purwodadi, Mukhlis, Selasa (11/8/2020).

Prawacana Mukhlis, dirinya ikut senang kalau nanti Banyu Anjlok bisa keluar sebagai pemenang. “Toh apabila kalau masuk pada posisi 1-3, nantinyq Pak Bupati biasanya yang dipanggil ke Jakarta, ini sebuah hasil dari Kabupaten Malang, ” benar Mukhlis.

Mukhlis mengungkapkan, banyak hal yang telah dilakukan untuk mempercantik pantai Banyu Jatuh.

“Banyaklah yang telah Kami lakukan. Bahkan pemerintah daerah mau bikin banner kok. Menyimpan tulisan ajakan untuk vote agar menang, ” urai pria yang mahir berselancar ini.

Mukhlis mengaku, membuat  banner dengan dana swadaya mandiri. Yakni patungan melibatkan lurah, masyarakat desa, bagian pokdarwis, dan kartar, yang direncanakan dipasang di tempat strategis dalam desa.

“Kami patungan donasi membuat banner himbauan dukungan agar Banyu Jatuh bisa menang. Dipasang di bervariasi lokasi yang strategis di tempat, ” tegas mukhlis.

Sebagai informasi, Bupati Malang HM Sanusi mengeluarkan sudat edaran tertanggal 7 Agustus 2020 yang menginstruksikan semua camat di Kabupaten Geruh, turut memberikan support dan pertolongan untuk dua destinasi wisata pada Kabupaten Malang agar bisa menang pada ajang prestisius API Award yang diadakan Kementrian Pariwisata RI.

Dua destinasi wisata di Kabupateb Malang tersebut meliputi Ekowisata Terpopuler (The Most Ecotourism) Boon Pring Andeman Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Mengikuti, Pantai Air Terjun Banyu Anjlok dengan kategori Surga Tersembunyi Terpopuler (The Most Popular Hidden Paradise) yang ada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Muklhis melanjutkan, beberapa sarana & prasarana terus diupayakan untuk perbaikan guna melancarkan akses wisatawan bertandang ke Pantai Banyu Anjlok.

“Wisatawan bisa memakai perahu menuju lokasi. Kami tetap menyimpan akses perahu, karena selain lazim dan mengesankan, memberikan banyak khasiat buat warga lokal untuk penghasilan memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari, ” beber pelatih tari anak-anak di desanya itu.

Mukhlis menambahkan, pihaknya berharap Pemkab Malang turut membantu perbaikan akses jalan menuju pantai. Pembenahan instrumen jalan cukup mendesak untuk direalisasikan mengingat ini merupakan janji Tumenggung Mdlang sejak tahun 2016 morat-marit.

Jalan yang mesti diperbaiki meliputi jalan desa Sumber Tangkil sampai pertigaan arah Tempat Pujiharjo. Termasuk akses jalan menuju pantai Banyu Anjlok kini di kondisi rusak. Radius jalan tersebut sejauh 500 meter dengan suasana jalan masih berupa makadam.

“Jalan dari Sumber Tangkil sampai Pujiharjo di sirtu. Jika arah pantai ya tetap makadam. Padahal Bupati yang  dulu sudah janji pas acara Singhasari Surfing Internasional tahun 2016, ”  Jujur mengakhiri.

Untuk bisa melakukan voting Wisata Banyu Jatuh, masyarakat bisa melalui SMS, Instagram, YouTube dan website. Via SMS dengan mengetik API (spasi) Tanda Kategori dan Nominasi, lalu mengoper ke 99386.

Via Instagram dengan follow akun @APIaward, lalu cari gambar sesuai bagian dan nominasi, terakhir klik like/love. Via YouTube dengan subscribe channel @APIaward, lalu cari video pantas kategori dan nominasi. Sementara melalui website dengan search  https://anugerahpesonaindonesia.com/, berarakan langsung klik vote sesuai kategori dan nominasi. (yog/ted)