Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Pamekasan (beritajatim. com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, balik mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Awak Pemeriksaan Keuangan Republik Nusantara (BPK RI) untuk Masukan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2020.

Predikat WTP tersebut, sekaligus menjadi prestasi ke-7 secara bersambung. Tentunya tidak lepas dibanding kerja keras dari segenap aparatur sipil negara pada lingkungan Pemkab Pamekasan, sehingga laporan keuangan Pemkab Pamekasan dinilai sangat bagus sebab BPK RI.

“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali mengambil WTP. Ini merupakan penghargaan ke-7 kali yang kita terima secara beruntun & berturut-turut, ” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Selasa (25/5/2021) malam.

Dari itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut menolong merealisasikan berbagai program, jadi daerah yang dipimpinnya balik mendapat predikat WTP. “Terima kasih semua rakyat Pamekasan dan seluruh pejabat Pemkab Pamekasan, juga para pihak yang telah ikut mengikuti dalam kesuksesan ini, ” ungkapnya.

“Tidak kalah penting, rasa apresiasi dan ucapan syukur tanpa henti serupa kami panjatkan (kepada Tuhan Subhanahu wa Ta’ala ) atas diraihnya kembali penghargaan ini. Dan penghargaan ini awak persembahkan untuk seluruh masyarakat Pamekasan, ” sambung tumenggung yang familiar disapa Akang Tamam.

Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri untuk langsung meningkatkan proses pengabdian untuk masyarakat, sehingga pihaknya langsung bekerja maksimal guna menganjurkan yang terbaik bagi asosiasi yang dipimpinnya.

“Semoga dengan kembali diraihnya penghargaan ini, nantinya sanggup meningkatkan kinerja kita kedepan. Sesuai dengan cita-cita beriringan mewujudkan Pamekasan Bhajra, Rajjha tor Parjhuga melalui Jiwa Pamekasan Hebat. Karena Desaku Makmur Pamekasan Hebat, ” pungkasnya.

Untuk diketahui, status WTP jadi wujud kerja profesional sebuah pemerintahan. Dalam artian pemkab Pamekasan sudah melaksanakan prosedur administrasi sangat baik secara penuh kehati-hatian, sehingga petunjuk keuangan dinilai sangat elok oleh BPK. Baik dengan administrasi, akuntansi pemerintahan hingga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. [pin/suf]