Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Jakarta (beritajatim. com)  – Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kementerian Pertahanan RI menyepakati kerja sesuai penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan bagi pegawai KPK yang akan diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kesepakatan ini ditandai secara penandatanganan Perjanjian Kerja Setara oleh Wawan Wardiana, Plt. Deputi Bidang Pendidikan serta Peran Serta Masyarakat KPK dengan Mayor Jenderal TNI Dadang Hendrayuda selaku Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemenhan.
Penandatangan kerja sama dijalankan di Ruang Bhineka Sendiri Ika Kemenhan yang disaksikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri dan Wakil Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI M. Herindra.
Diklat Pelihara Negara dan Wawasan Kebangsaan merupakan tindak lanjut susunan proses pengalihan pegawai KPK menjadi ASN. “Sesuai keterangan UU Nomor 19 Tarikh 2019, pegawai KPK adalah ASN. Maka seluruh pegawai KPK harus beralih cara menjadi pegawai ASN dan tentulah harus ikut mengikuti tunduk terhadap UU ASN. Salah satunya persyaratan menerjang wawasan kebangsaan, ” perkataan FirliFirli seperti dalam maklumat tertulisnya hari ini.
Pengoperasian diklat ini akan berlaku selama empat minggu ataupun setara dengan 30 hari kalender, yang akan dimulai pada tanggal 22 Juli 2021.
Herindra berharap diklat ini sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam jalan membangun karakter bangsa yang memiliki kesadaran bela negeri serta dapat mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran & pengembangan kompetensi dalam diklat ini meliputi Nilai-Nilai Dasar Bela Negara, Sistem Pertahanan Semesta, Wawasan Kebangsaan (4 Konsensus Dasar Bernegara), Cerita Perjuangan Bangsa, Pembangunan Ciri Bangsa, dan Keterampilan Pokok Bela Negara.
KPK & Kemenhan berkomitmen bahwa pelaksanaan diklat dalam rangkaian pengalihan pegawai KPK menjadi ASN adalah untuk menghasilkan aparatur yang memiliki integritas kebangsaaan, kecintaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan pemerintah. (hen/ted)