Ponorogo (beritajatim. com) – Kasus pasien positif Covid-19 di Ponorogo sudah tembus 500 orang. Data terbaru, secart kumulatif jumlah kasus konfirmasi kini sejumlah 511. Meski sudah mencapai 500-an, namun pihak satgas mengeklaim bahwa dalam kurun waktu sebulan belakang penambahan kasus konfirmasi kian menurun.

Selain itu, total pasien yang sembuh terus beranjak. Tren yang baik ini tidak lepas dari tim gabungan yang melakukan pengetatan terhadap kegiatan bangsa yang dimulai pada bulan September lalu. “Penurunan dari zona oranye menjadi kuning merupakan sebuah pencapaian. Meskipun begitu, kita tidak dapat terlena, pengetatan kegiatan masih diberlakukan, ” kata Plt. Bupati Ponorogo Soedjarno, Sabtu (24/10/2020).

Data terakhir satgas penanggulangan Covid-19, jumlah pasien sembuh sebanyak 448. Sedangkan pasien yang meninggal dunia ada 18. Untuk pasien yang masih menjalani isolasi kini tinggal 45. Jika diprosentasekan, jumlah kesembuhan mencapai 87, tujuh persen, pasien meninggal 3, 5 persen dan yang sedang melakukan isolasi ada 8, 8 obat jerih. Soedjarno menyebut ini luar biasa, tingkat kesembuhan tinggi dan jumlah pasien yang diisolasi juga berkurang. “Angka kesembuhan pasien Covid-19 dalam Ponorogo mencapai 87 persen, ” katanya.

Tren dengan baik ini, kata Soedjarno kudu dipertahankan, untuk itu Dia membakar kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan kesehatan. Soedjarno memastikan operasi yustisi akan terus digalakan secara acak di berbagai titik. Dia berharap masyarakat dapat memahami kebijakan itu. Masyarakat juga harus patuh secara pesan Ibu, pakai masker, celik jarak dan sering-sering cuci lengah. “Mari kita saling menjaga, saling peduli, saling bekerjasama dan menyembunyikan untuk mewujudkan Ponorogo bebas Covid-19, ” pungkasnya. (end/kun)