Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Gresik (beritajatim. com) – Ini keterangan bagi orang tua dengan memiliki anak yang duduk di bangku sekolah SMP. Jangan biarkan anak tak bawah umur mengendarai sepeda motor. Seperti yang dialami MAM (13) pelajar SMP asal Jalan Kapten Darmo Sugondo Gang VI/17 Gresik.

Agus nama akrabnya mengendarai motor Suzuki Shogun W 2906 LA. Dia berboncengan dengan besar rekannya yakni FDK (10) pelajar asal Jalan Kapten Darmo Sugondo Gg 15/05 Gresik, dan AND (12) asal Jalan Kapten Darmo Sugondo Gang 15/3 Gresik. Sepeda menabrak truk tronton B 9544 QZ yang dikemudikan Siswadi di Jalan Raya Kapten Darmo Sugondo Gresik. Ironisnya, ketiga siswi di bawah umur itu tidak mengenakan helm.

Bermanfaat dalam kejadian kecelakaan berantakan lintas itu tidak menerbitkan korban jiwa. Namun, ketiga pelajar mengalami luka-luka di kepala, tangan dan kaki akibat benturan yang berlelah-lelah usai menabrak truk parkir.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka membenarkan adanya laka yang melibatkan tiga pelajar dibawah umur mengendarai motor lalu menabrak truk parkir.

“Ada dugaan pelajar yang mengendarai motor itu tidak mampu mengendalikan kemudi serta tidak memperhatikan arah depan masa memacu motornya, ” ujarnya, Kamis (15/04/2021).

Terkait dengan kejadian ini, Yossy mengimbau peran aktif orang tua sangat dibutuhkan. Sebab, bagaimanapun pelajar yang masih dibawah umur itu tidak diperkenankan mengendarai motor karena belum cukup umur.

“Aturannya yang diperkenankan mengendarai motor minimal umur 17 serta miliki SIM C dan wajin mengenakan helm SNI saat berkendara di jalan raya, ” tuturnya.

Kini ketiga siswi tersebut, sudah dibawa ke RS Semen Gresik berjalan dimintakan visum Et Repertum luka. MAM (13) menikmati luka di tangan kiri. Sementara FDK (10) mengalami luka di kepala, dan AND juga mengalami luka di kepala. [dny/but]