Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Partai Gerindra Jawa Timur memastikan siap aktif mempertahankan pemenangan Pilkada di 19 kawasan di Jatim. Di antaranya, secara menyiagakan Laskar Pandu Garuda, sebagai satu diantara sayap partai.

Satu di antara daerah yang diprioritaskan untuk dimenangkan adalah Pilkada Kota Pasuruan. Laskar Pandu Garuda pun melaksanakan apel siaga buat pemenangan paslon Teno-Hasyim dalam Pilkada Kota Pasuruan.

Barisan ini menjadi salah satu mesin pemenangan partainya di Jatim. Rinciannya, Laskar Pandu Garuda (LPG) sebanyak 7. 000 personel, Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) ada 10. 000 personel, Gerindra Masa Aliran (GMD) ada 3. 000 personel.

“Bukan hanya di Kota Pasuruan, namun juga pada Kab/Kota yang menghadapi Pilkada dengan digelar serentak tanggal 9 Desember 2020, ” kata Plt Ketua DPD Gerindra  Jatim, Anwar Sadad ketika dikonfirmasi dari Surabaya.

Di Kota Pasuruan, sebesar 200 anggota yang berasal dari DPC Kota Pasuruan dan DPC Kabupaten Pasuruan mengikuti apel. Upacara dipimpin langsung oleh Anwar Sadad didampingi Komandan Laskar Pandu Garuda Jatim, Hidayat.

Dalam kegiatan apel yang berlangsung pada Djoglo Kedjajan Kejayan Pasuruan tersebut Sadad menekankan pentingnya para bakal Partai menjalankan Sumpah Kader. Situasi ini selalu diucapkan dalam di setiap acara Partai. “Salah satu pokok penting dari Sumpah Kader itu berupa kesetiaan kepada perintah Kelompok, ” tegas Sadad.

Di Kota Pasuruan, Partai Gerindra memutuskan mengusung Bagian Calon Teno-Hasyim, nomor Urut 2. “Perintah sudah diberikan, instruksi telah dikeluarkan, maka tak ada logat lain semua kader wajib menyimpan perintah Partai”, tegas Sadad.

Sadad juga mengingatkan seluruh kader untuk menjaga kekompakan. Kalau ada temannya sesama kader bersalah tidak boleh ditertawakan, tapi harus dibantu.

Sesama kandidat juga tidak boleh saling menghianati. “Belajarlah pada kisah kepahlawanan para-para pahlawan kita, Diponegoro, Cuk Mama Din, dan para pahlawan yang lain, ” kata Sadad yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.

Sadad memetik kajian dari kisah perjuangan Diponegoro serta Cut Nyak Dien. Diponegoro dikenal sebagai pahlawan jantan yang bubar ditaklukkan oleh lawan namun di dalam akhirnya harus menyerah karena pengkhianatan kawannya sendiri.

Serupa itu pula Cut Nyak Din dengan gagal dikalahkan dalam Perang Aceh selama 30 tahun. “Namun, di dalam akhirnya ditangkap karena pengkhianatan pasukannya sendiri, ” tutur Sadad.

Dalam apel tersebut, Sadad bertindak sebagai Pembina Apel, namun komandan apel adalah Insan, kader Gerindra yang berasal dari Praja Pasuruan.

Nampak dalam kegiatan apel tersebut Ketua DPC Kota Pasuruan, Akhmad Zubaidi bergabung semua anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi Gerindra. Hadir pula Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pasuruan, Elyas. (ifw/ted)