Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Jember (beritajatim. com) – Dewan Arahan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur mengingatkan kepada seluruh bakal agar tak mudah menerima video call dari karakter tak dikenal.

Peringatan ini dilontarkan Kepala DPC PPP Jember Madini Farouq, menyusul kejadian dengan dialami Achmad Faeshol, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Jember. “Berdasarkan penetapan yang bersangkutan, dia dijebak pakai video call. Ternyata di video call tersebut ada perempuan setengah jelas, ” kata Madini, Kamis (17/6/2021).

Faeshol tak mengira mendapat video call mesum seperti itu. “Karena masih pagi, sekitar jam tujuh waktu Indonesia Bagian Tengah, ketika yang bersangkutan masih istirahat di atas tikar. Yang bersangkutan bilang ‘gak ngefek, gak ngaruh’, & kemudian vidcall itu dimatikan setelah 28 detik, ” kata Madini.

Ternyata vidcall itu dimanfaatkan untuk memeras Faeshol. “Mereka ini menjebak lalu menodong uang. Kalau tidak, oleh sebab itu ini akan diviralkan. Itu sudah banyak korbannya. Segenap di-upload di Facebook semua, ” kata Madini membicarakan sejumlah korban.

Itulah kenapa kemudian Madini memerintahkan Faeshol agar mengetengahkan ke polisi. “Kalau dijebak, laporkan ke polres. Karena kejadiannya di Denpasar, oleh sebab itu laporannya ke Polres Denpasar, ” katanya.

Kejadian dengan menimpa Faeshol menjadi pelajaran. “Ini jebakan dan bisa berlaku pada siapa saja. Jangan mudah terima video call kalau dari karakter yang tidak jelas. Itu pesan moralnya, ” kata pendahuluan Madini.

Tempat menduga sindikat pemeras ini menyasar pada figur jemaah. “Sindikat ini sudah menelaah sebelumnya, bahwa ini memiliki uang untuk diperas, mampu diperas, ” kata Madini. [wir/but]