Gresik (beritajatim. com)- Pasangan calon (Paslon) dengan tagline ‘NIAT’ Cabup H. Fandi Akhmad Yani (Gus Yanj) & Cawabup Gresik Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) mendaftarkan diri ke komisi pemilihan Umum (KPU) berjalan mengikuti Pilkada serentak yang digelar pada 10 Desember 2020.

Dengan mengenakan baju warna hijau serta songkok warna hitam, Gus Yani duduk di kereta emas sambil diarak ribuan pendukungnya. Situasi serupa dialami oleh Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) juga diarak dengan kereta kencana.

Banyaknya pendukung Gus Yani-Bu Min yang mengantar ke KPU Gresik, sempat membuat petugas KPU & aparat kepolisian saling dorong.

Aksi terlanjur tersebut berlangsung cukup lama. Namun, setelah ditenangkan oleh masing-masing ketua parpol pendukung. Aksi dorong tersebut akhirnya bisa dibubarkan.

Setelah reda, Gus Yani-Bu Min masuk ke ruangan KPU Gresik. Di dalam ruangan tersebut selalu ada beberapa ketua parpol pembantu. Diantarantnya, H. Saiful Anwar sebab Nasdem, Ahmad Nurhamim, Mujid Ridwan, dan masih banyak lagi.

Penyerahan berkas dukungan Gus Yani-Bu Min ke KPU Gresik memakan waktu dua jam lebih. Pasalnya, satu persatu komisioner KPU meneliti surat rekomendasi dukungan parpol yang mengusung.

“Alhamdulillah pendaftaran saya dengan Bu Min tak ada kendala. Tinggal ulangan kesehatan sama tes swab pada satu diantara rumah sakit di Surabaya, ” ujar Gus Yani pada wartawan, Jumat (4/09/2020).

Masih Menurut Gus Yani, setelah dirinya mendaftar bersama Bu Min. Langkah selanjutnya adalah memantapkan konsolidasi dengan parpol pendukungnya serta relawan. Mulai dari tingkat kabupaten tenggat desa.

“Langkah kedepan kami langsung melakukan konsolidasi. Setelah itu, bergerak memaksimalkan pendukungnya beserta relawan, ” paparnya.

Sementara, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail yang turut memantau langsung pendaftaran cabup dan cawabup di KPU menuturkan, pihaknya menghimbau serta mengingatkan agar tentu mengkedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya bersama Dandim 0817 agar bangsa yang datang ke KPU tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jangan datang Gresik sudah zona oranye jangan kembali menjadi zona merah lagi, ” pungkasnya. [dny/kun]