Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Mojokerto (beritajatim. com) – Pemerintah berencana mengimpor 1 juta beras dalam waktu depan. Rencana tersebut sebelumnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Tempat Perekonomian Airlangga Hartarto & Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi. Langkah tersebut dilakukan buat menjaga stabilitas pasokan serta harga di tanah minuman.

Perum Bulog Sub Divre II Daerah Surabaya Selatan memastikan langgeng melakukan tugasnya dalam penyerapan gabah maupun beras lantaran petani sebagai Cadangan Padi Pemerintah (CBP). Hingga saat ini, Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan telah menyerap sekitar 598 ton beras daripada petani.

“Kebijakan impor padi merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Pada saat ini, sesuai dari kantor was-was kami fokus penyerapan gabah maupun beras dari petani, jadi serapan jalan terus, ” ungkap Kepala Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan, Renota Horison, Rabu (24/3/2021).

Masih kata Renota, di wilayah Perum Bulog Sub Divre II Provinsi Surabaya Selatan sudah mulai panen. Penyerapan gabah dibanding petani sudah ada penambahan yang cukup signifikan. Indah penyerapan gabah maupun padi dari petani di provinsi Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Daksina.

“Penyerapan tersebut, bisa mendukung atau sampai kebutuhan CBP yang ditargetkan oleh pemerintah. Tetap sekadar (ada impor tidak, red), serapan jalan terus. Saya buka seluas-luasnya gudang Bulog untuk menyerap hasil pengetaman dari petani lokal. Saat ini, stok beras dalam kami ada 18. 500 ton, ” katanya.


Total tersebut cukup besar, tinggi Renato, ditambah saat ini penyerapan dari petani telah mulai dilakukan lantaran telah mulainya panen raya. Sehingga stok beras di gudang Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan cukup untuk memenuhi kebutuhan di tiga kabupaten/kota.

“Yakni Kabupaten/Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang. Zaman ini panen baru dimulai, penyerahan sampai saat tersebut sebanyak 598 ton. Akan tetapi tiap hari mengalami pengembangan seiring dengan panen di wilayah kami. Cuaca memang mempengaruhi hasil panen, ” ujarnya.

Menurutnya, saat ini cuaca membantu karena karena curah abu semakin berkurang saat para petani panen raya. Pihaknya berharap kwalitas hasil panen petani semakin baik jadi bisa memudahkan dalam kejadian penyerapan gabah maupun beras dari petani lokal.

“Penyerapan gabah maupun beras memang dipengaruhi sejak kwalitas hasil panen serta cuaca mempengaruhi kwalitas buatan panen. Target penyerapan kita sebesar 21 ribu ton. Untuk harga masih cocok dengan Permendag 24/2020 mengenai Harga Pembelian Pemerintah buat gabah maupun beras, ” tegasnya.

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 24 Tahun 2020 tentang Makna Pembelian Pemerintah, untuk makna beras Rp8. 300/kg secara gabah kering giling Rp5. 300/kg. Sementara gudang Bulog Sub Divre II Daerah Surabaya Selatan ada tujuh, satu di Kabupaten Mojokerto, satu di Kota Mojokerto dan lima di Kabupaten Jombang. [tin/but]