Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Bandung (beritajatim. com) – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengesahkan fokus pada program ekonomi inklusif atau pemberdayaan 5. 312. Realisasinya melalui rencana Desa Digital.

“Jadi jangan kaget jika di Jabar kasih dahar lele pakai handphone, cari ikan di laut secara teknologi Fish Finder. Seluruh inovasi itu kita lakukan sebagai bagian kemajuan periode, ” ucap Kang Emil panggilan akrab Ridwal Sempurna, seperti dilansir laman resmi Pemprov Jabar.

Selain tersebut, Pemerintah Provinsi Jabar menggunakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa juga memiliki program One Village One Company (OVOC) alias satu kongsi di masing-masing desa dengan dikelola oleh anak-anak muda andal.

“Kita memberdayakan tanah-tanah desa dengan program satu desa utama perusahaan, kita punya berniat 5. 312 desa memiliki 5. 312 perusahaan, ” ujar Kang Emil.

Sementara untuk pemberdayaan desa melalui ekonomi keumatan, pihaknya juga telah meluncurkan program One Pesantren One Product (OPOP). OPOP mendorong pesantren di Jabar buat memiliki produk unggulan jadi mandiri secara ekonomi.

Bidang usaha biar beragam, mulai dari peternakan, pertanian, kerajinan tangan, mematok konveksi. Dalam dua tarikh terakhir, tercatat hampir 2. 000 pesantren sudah mempunyai usaha.

Maka 2020, terdapat 1. 574 produk asal OPOP secara sebaran pesantren di 825 kecamatan se-Jabar. Ditargetkan, jumlah peserta OPOP bertambah 1. 000 pesantren baru pada 2021.

“Contohnya pesantren di Bogor memiliki pabrik roti, semata-mata ingin meningkatkan ekonomi umat. & saya menyadari ternyata akselerator (pemberdayaan) adalah pemerintah, ” ujar Kang Emil.

Pemerintah Provinsi Mencuraikan pun meraih penghargaan Sempurna 45 Inovasi Pelayanan Umum 2020 tingkat nasional anugerah OPOP.

Di dalam upaya meningkatkan ekonomi penuh, Kang Emil juga mengajak para milenial atau pemuda-pemudi Jabar untuk menjadi Patriot Desa. Mereka ditugaskan buat tinggal di desa dan memberdayakan ekonomi masyarakat tempat dengan pemanfaatan teknologi digital.

Mereka serupa bertugas memetakan potensi sebab aspek sosial maupun ekonomi di desa. Di zaman pandemi, Patriot Desa juga bantu mengedukasi dan menyosialisasikan terkait Covid-19.

“Untuk orang-orang pintar di kota, mari kembali ke desa membangun ekonomi dukuh. Semboyannya adalah tinggal pada desa, rezeki kota, bisnis mendunia, ” tutur Kang Emil.

Ada juga program Maskara (Mobil Aspirasi Kampung Juara), mobil multifungsi yang bisa dimanfaatkan warga di desa buat berbagai keperluan mulai per hingga angkutan. Hingga 2020, sudah ada 116 Kampung Mandiri yang menerima Maskara.

Lewat bervariasi upaya pemberdayaan di daerah itu, 269 desa di Jabar berstatus Desa Sendiri per Juli 2020 dari sebelumnya hanya 98 daerah pada 2019. Desa berstatus maju meningkat dari 1. 232 jadi 1. 632 desa dalam kurun yang sama.

“Dalam perut tahun dengan program-program tadi, jumlah desa bintang lima (Desa Mandiri) naik, ” ucap Kang Emil.

Selain itu, tidak hanya mendorong ekonomi keumatan, Pemerintah Provinsi Jabar dengan visi Jabar Juara Hadir dan Batin juga beranak program Sadesha (Satu Desa Satu Hafidz). Hingga saat ini, sekitar 3. 000 kampung di Jabar sudah mempunyai penghafal Alquran.

Melalui rencana Sadesha, Pemerintah Provinsi Jabar menargetkan tahun 2022 seluruh desa di Jabar sudah memiliki minimal satu penghafal Al-Qur’an 30 juz. Lalu tahap selanjutnya adalah melipatgandakan para hafidz yang dicetak oleh para peserta keluaran Diklat Sadesha.

“Cita-cita kami ekonomi desa bangkit oleh digital 4. 0, tapi spritual selalu kuat, ” tutup Termuda Emil. [but]