Surabaya (beritajatim. com) – Seribu Senyum ialah lembaga cinta kasih dan hati terhadap sesama (filantropi). Fokus kegiatannya adalah menggalang dan mengelola dana sosial melalui program pemberdayaan asosiasi berbasis kampung.

Lembaga ini berdiri sejak tahun 2009 yang masih berbentuk komunitas. Tetapi pada tanggal 17 Mei 2017 Seribu Senyum sudah menjadi institusi berbadan hukum yang telah terekam di Kementerian dan Hak Dasar Manusia Republik Indonesia (Menkumham) dengan nomor AHU-0008527. AH. 01. 04.

Lembaga ini memiliki 5 fokus program gerakan, yaitu Senyum Anak Bangsa, Senyum Bergaya, Senyum Sehat, Berbagi Senyum, serta Senyum Relawan. “Semua program sejak Seribu Senyum dalam rangka beribadah kepada Allah dan diperuntukkan buat kemanusiaan serta lillahi ta’ala hanya mengharap ridho Allah SWT, ” ucap Umda (24) selaku koordinator program.

Program senyum anak warga yang bergerak di bidang pendidikan memiliki beberapa kegiatan, yakni menganjurkan bantuan beasiswa pendidikan, pelatihan halus bela diri Tapak Suci, pelajaran komputer, bimbingan belajar (bimbel) percuma, kelas kerajinan tangan, dan kelas parenting bagi orang tua. Berarakan program senyum berdaya yang berjalan di bidang pemberdayaan ekonomi. Bentuk kegiatannya yaitu memberikan modal jalan kepada masyarakat kurang mampu.

“Senyum sehat adalah pemberdayaan melalui program kesehatan agar kelompok sadar akan pentingnya kesehatan, ” Ucap Umda. Bentuk kegiatannya, yaitu senyum keluarga sehat, pendampingan penderita duafa, pelayanan kesehatan homecare kepada pasien duafa, dan memberikan sandaran penunjang kesehatan kepada pasien invalid mampu. Selanjutnya adalah program berbagi senyum bergerak di bidang pengorbanan sosial yang dilaksanakan di 4 kampung dampingan(kamdam) seribu senyum maupun diluar kamdam seribu senyum.

Program yang terakhir yaitu senyum relawan ataupun volunter. Bentuk kegiatannya adalah pelatihan relawan bencana, medis, dan pelajaran guna membantu kegiatan yayasan bermacam-macam senyum di kamdam maupun dalam luar kamdam.

Tersedia beberapa kegiatan Seribu Senyum dengan tidak bisa dilaksanakan karena terkendala pandemi Covid-19. Yayasan ini hendak mencanangkan kegiatan terbaru yaitu sumbangan Wi-Fi. “Kita sih lagi pokok untuk sedekah Wi-Fi itu rencana baru kami, jadi ini berniat untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid dan anaknya tetap kudu bersekolah melalui metode daring, ” ucap Umda. [but]