Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro membuat sejumlah tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan penuh dan tenaga medis bekerja ekstra. Termasuk bagian instalasi pemulasaran yang ada di RSUD setempat.

Apalagi, secara data update sebaran Covid-19 harian yang dipublikasikan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 peningkatannya cukup signifikan. Tiga hari terakhir, jumlah penambahan kasus baru hampir mendekati angka 100.

Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Thomas Djaja saat dikonfirmasi mengungkapkan, manajemen RSUD Bojonegoro belum ada rencana untuk menambah personel di bagian pemulasaran.

“Memang, penambahan kasus Covid-19 cukup tinggi. Namun demikian, soal penambahan personel di bagian pemulasaran, saya belum dengar dari manajemen rumah sakit ,” ujarnya, Jumat (9/7/2021).

Minimnya tenaga bagian instalasi pemulasaran membuat petugas yang ada kewalahan. Sejak adanya peningkatan kasus pasien Covid-19 belakangan petugas rata-rata merawat 14 jenazah dalam sehari. Dengan durasi dari perawatan hingga sudah siap dibawa ke rumah duka selama 45 menit.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro saat ini juga membuka relawan tenaga medis untuk penanganan Covid-19. Rekrutmen tenaga kesehatan itu diperpanjang hingga 16 Juli 2021. Kriteria tenaga formasi yang dibutuhkan perawat, bidan dan PSC (Public Safety Center) 119.

Namun, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro dr Wenny Dyah Prajanti saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Pesan melalui WhatsApp yang dikirim jurnalis beritajatim.com hanya dibaca. Saat dihubungi melalui sambungan telepon juga tidak ada jawaban. Termasuk Kepala Dinas Kesehatan Ani Pudjiningrum juga enggan berkomentar.

Sementara update sebaran Covid-19 harian per tanggal 9 Juli 2021 hingga pukul 18.00 WIB, pasien Covid-19 yang meninggal dunia tercatat 16 orang. Selain itu, penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 139 orang dan pasien yang sembuh 24 orang. Sehingga total pasien yang menjalani aktif dirawat ada 359 orang.

Sedangkan, diketahui kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif sejak 1 Januari 2021 sebanyak 2.359 orang, meliputi aktif (dirawat) 359 orang, sembuh 1.908 orang dan meninggal dunia 92 orang. Untuk kasus suspect sebanyak 124 orang. [lus/suf]