Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Gresik (beritajatim. com) – Sejumlah warga yang terkena dampak banjir meluapnya Kali Lamong mulai diungsikan atau dievakuasi. Beberapa anggota dari Koramil, Polsek, Muspika Balongpanggang dibantu petugas Pranata Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mengevakuasi warga desa yang terbenam banjir.

Ada 12 desa di Kecamatan Balongpanggang dengan terendam banjir setinggi 80 centimeter. Adapun desa yang dimaksud antara lain Desa Ngampel, Dapet, Sekar Suci, Wotansari, Tenggor, dan Desa Jombang Delik.

Selanjutnya Tempat Tanahlandean, Mojogede, Banjaragung, Pucung, Halaman Semanding, Balongpanggang, dan Desa Wahas.

Camat Balongpanggang Yusuf Anshori mengatakan, saat ini beberapa jalan dukuh sudah banyak yang tergenang banjir. Rumah warga pun juga menikmati hal yang sama pasca meluapnya Kali Lamong.

“Beberapa warga sudah kami evakuasi ke tempat yang aman dengan sekoci karet. Sebab, air banjir belum surut, ” katanya, Minggu (13/12/2020).

Masih menurut Yusuf, terkait dengan banjir ini, pihaknya terus memonitor debit air dengan meluap dari Kali Lamong. Kejadian ini karena masih ada 12 desa yang masih tergenang.

“Kami masih terus memonitor perkembangan lebih tinggi. Sejumlah anggota dari Koramil maupun Polsek Balongpanggang dan BPBD Gresik masih terus siaga, ” paparnya.

Sementara itu, taat Eko (30) warga Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang menuturkan, banjir tersebut akibat curah hujan yang luhur sejak kemarin (12/12). Sehingga minuman dari Kali Lamong meluap.

“Banjir mulai datang semenjak pukul 20. 00 wib kemarin, dan saat ini belum mundur, ” pungkasnya. [dny/but]