Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Kediri (beritajatim. com) – Pandemi Covid-19 dengan melanda Indonesia sangat berdampak buruk hampir di semua sektor di berbagai kawasan. Sektor pariwisata dan perekonomian juga merasakan dampak yang diakibatkan Covid-19. Oleh sebab itu diperlukan adanya sinergitas dari pemerintah dan kelompok untuk membangkitan potensi lokal di tengah pandemi.

Untuk itu Negeri Kota Kediri mengadakan lomba foto cerita KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) yang diikuti 46 Kelurahan di Tanah air Kediri.   Sejak Kamis (15/4/2021) hingga Jumat (16/4/2021) bertempat di ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Pemkot Kediri memberikan workshop kepada anggota KIM sebelum lomba sah dimulai. Ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi pengikut bagaimana cara memfoto dan bercerita dengan benar.

Kepala Bidang Tata Kelola Sumber Daya dan Pelayanan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri Dani Budi Pulasto dalam sambutanya mengatakan bahwa lomba tersebut hanya khusus untuk bagian KIM. Karena kedepannya posisi KIM akan di dorong supaya lebih aktif buat memberikan edukasi agar tak ada timbulnya hoax, tuduhan, sara yang berkembang di lingkungan masyarakat.

“Di era digital bahan berkembang dengan cepat serta hampir tidak bisa dicegah. Oleh karena itu, satu diantara fungsi KIM ini untuk memberikan edukasi agar tidak ada timbulnya hoax, fitnah, sara di lingkungan masyarakat. Dan kedepannya fungsi KIM untuk didorong agar bertambah aktif lagi” ungkap Dani (15/4/2021).

Dani memasukkan bahwa KIM untuk kedepanya agar bekerja sama & melibatkan tenaga dari Jawatan Kominfo yang ada dalam kelurahan. Agar arus data dari Pemerintah Kota Kediri ke masyarakat dapat disampaikan dengan baik. Karena kedudukan KIM yang menjadi mediator, penyaring, penyampai untuk keterangan dari Pemerintah ke kelompok.

Diakhir sambutannya Dani mengingatkan agar tentu menjalankan visi dan misi dari KIM walaupun dengan banyaknya informasi hoax yang berkembang di masyarakat.

“Saya berharap kepada anggota KIM yang hadir saat itu. Agar tetap menjalankan pandangan dan misi dari KIM walaupun banyak informasi hoax yang berkembang di masyarakat” pungkasnya.

Tengah itu dalam workshop lomba foto cerita KIM tersebut, menghadirkan Prastyo dari LKBN Antara (Lembaga Kantor Informasi Nasional Antara) yang menganjurkan penjelasan dan edukasi pada anggota KIM. Ia mengedukasi cara agar dapat memberikan informasi pada masyarakat melalui foto dan memberikan petunjuk untuk cara membuat informasi yang benar.

Dalam acara workshop tersebut dibagi menjadi dua keadaan karena pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembatasan jumlah pengikut di ruangan. Dari 46 anggota KIM dibagi menjelma dua kloter, sehingga cuma 23 anggota yang mengikuti workshop dalam satu hari.   [nm/ted] .