Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Surabaya (beritajatim. com) – Bagian DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, terpilih dengan aklamasi menjadi Ketua Asosiasi Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur periode 2021-2026 menggunakan Konferensi Daerah PA GMNI Jatim.

Deni terpilih secara aklamasi setelah kandidat lainnya, Ony Setiawan, menyatakan mendukung Deni di dalam Konferda yang dihadiri MENYAPU GMNI se-Jatim tersebut.

”Terima kasih kawan-kawan atas keyakinan ini. Ini merupakan tanggung jawab besar, dan kita mau bergotong royong bersama supaya organisasi PA GMNI bisa terus meningkatkan perannya buat rakyat banyak, khususnya di dalam menghadapi pandemi Covid-19 masa ini, di mana kita ingin kesehatan pulih dan ekonomi berjalan dengan jalan, ” kata Deni Wicaksono usai Konferda PA GMNI di Hotel Novotel Ngagel, Jumat (28/5/2021).

Deni mengutarakan, tantangan pandemi Covid-19 menuntut semua elemen, termasuk MENYAPU GMNI, untuk terus rajin bergotong royong membantu rakyat.

”Dengan tetap membantu rakyat, itu menunjukkan bahwa kader-kader kita tidak hanya kaum intelektual dengan menyepi di menara gading, tapi intelektual yang dapat membumi di tengah-tengah masyarakat. Intelektual dengan perjuangan yang tinggi untuk rakyat seluruh, ” papar mantan aktivis GMNI Universitas Airlangga tersebut.

Untuk menguatkan PA GMNI Jatim, Deni mencanangkan sejumlah program kerja. Di antaranya bakal tetap aktif membangun komunikasi & dukungan yang optimal dengan GMNI aktif, khususnya untuk memfasilitasi kaderisasi organisasi. ”PA GMNI Jatim mendukung lahirnya kader-kader GMNI baru dengan progresif, mampu mengemban kepalang jawab kerakyatan, mampu membumikan ajaran Bung Karno dalam seluruh sendi kehidupan, ” ujarnya.

Deni juga siap untuk tetap membesarkan PA GMNI Jatim, baik dari sisi jumlah cabang maupun kualitas alumni melalui berbagai kegiatan.

Tugas kebangsaan yang lain yang penting adalah memperkuat warna kebangsaan pada segenap ruang publik, baik dalam kampus ataupun di asing kampus, baik di lembaga negara ataupun di lembaga non pemerintah dengan jalan mengirim kader terbaik untuk penempatan posisi tersebut.

”Kita percaya bahwa kader GMNI selalu menempatkan kepentingan rakyat, bangsa tersebut, di atas kepentingan awak. Kita juga sepenuhnya percaya bahwa nasionalisme para kader GMNI sangat dibutuhkan di dalam menghadapi tantangan merebaknya intoleransi dan radikalisme saat tersebut, ” jelas Deni.

PA GMNI Jatim, lanjut Deni, juga mau memperkuat diri sebagai sendi bersama kaum nasionalis dalam provinsi ini. ”Kerja-kerja ahli nasionalis, baik dalam kondisi ilmu pengetahuan maupun pengamalan nyata membantu rakyat melalui kebijakan pemerintah dan kerja-kerja gotong royong lainnya, bakal terus kita gerakkan daripada PA GMNI. Inilah sendi bersama kita kaum nasionalis – soekarnois, rumah bersama untuk membantu rakyat menyentuh kehidupan sosial-ekonomi yang bertambah baik, ” tandasnya. (asg/kun)